Connect with us

Daerah

Pulau Maitara Disiapkan Jadi Ikon Wisata Baru, Tidore Gelar Jalan Sehat Sambut HUT RI ke 80

Published

on

Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan H. Ismail Dukomalamo, S.Pd.MM memberikan arahan pada rapat terkait rencana kegiatan sehari di Pulau Maitara dalam rangka promosi Wisata dan memeriahkan HUT RI.
Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan H. Ismail Dukomalamo, S.Pd.MM memberikan arahan pada rapat terkait rencana kegiatan sehari di Pulau Maitara dalam rangka promosi Wisata dan memeriahkan HUT RI.

SORTAN KATA – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, sekaligus mempromosikan Pulau Maitara sebagai destinasi unggulan di Maluku Utara, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan menggelar Jalan Sehat Keliling Pulau Maitara pada Sabtu, 8 Agustus 2025.

Program ini diprakarsai langsung oleh Wali Kota Tidore, Muhammad Sinen, bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, sebagai bagian dari strategi promosi wisata dan penguatan identitas lokal. Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ASN, PPPK, dan pegawai non-ASN di lingkungan Pemkot Tidore diwajibkan berpartisipasi.

Advertisement

Pulau Maitara: Potensi Wisata Alam yang Siap Terkelola

Disampaikan oleh Ismail Dukomalamo saat memimpin rapat koordinasi lintas OPD di ruang rapat Sekda, kegiatan ini dirancang tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi bagian dari brand positioning Pulau Maitara dalam peta pariwisata nasional.

“Ketika orang datang ke Tidore, mereka harus tahu bahwa Pulau Maitara adalah salah satu destinasi wajib kunjung. Kegiatan ini menjadi momentum mempopulerkan Maitara kepada masyarakat luas,” ujar Ismail.

Pulau Maitara sendiri dikenal luas sebagai ikon uang kertas pecahan Rp 1.000, tetapi belum sepenuhnya dimaksimalkan sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap muncul lonjakan kunjungan dan geliat ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Advertisement

Jalan Sehat Bernuansa Wisata dan Kolaborasi Lintas Sektor

Acara Jalan Sehat Keliling Pulau Maitara akan dipimpin langsung oleh Wali Kota Tidore dan menjadi simbol kebersamaan, promosi wisata, dan komitmen pembangunan berbasis potensi lokal. Kegiatan ini juga mengajak semua pihak untuk terlibat aktif dalam:

  • Promosi destinasi berbasis komunitas,
  • Mendorong perputaran ekonomi UMKM lokal,
  • Membangun kolaborasi lintas sektor di sektor pariwisata,
  • Menjaga kelestarian alam dan kebersihan kawasan wisata.

Langkah Nyata Menuju Ekosistem Wisata Berkelanjutan

Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan daerah dalam menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi di luar sektor formal. Pemerintah berharap kegiatan semacam ini menjadi model keterlibatan ASN dan institusi pemerintahan dalam mendukung ekosistem wisata daerah.

“Maitara bukan hanya tentang keindahan alamnya, tapi juga tentang bagaimana destinasi ini bisa membuka peluang kerja, memperkuat ekonomi lokal, dan menjadi wajah positif Tidore di mata nasional,” tambah Ismail.***

Advertisement
Advertisement

Trending