Connect with us

Daerah

Tertib Bayar Iuran JKN-KIS, Pemkot Tidore Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Published

on

Tertib Bayar Iuran JKN-KIS, Pemkot Tidore Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan.
Tertib Bayar Iuran JKN-KIS, Pemkot Tidore Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan.

SOROTAN KATA – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan kembali menorehkan prestasi atas komitmennya dalam mendukung program jaminan kesehatan nasional. Pemkot Tidore meraih penghargaan dalam acara Rekonsiliasi Iuran Wajib PPU Pemerintah Daerah dan Non PPU Triwulan I Tahun 2026 se-Provinsi Maluku Utara yang digelar di Ternate, Kamis (23/4).

Apresiasi ini diberikan berkat kontribusi aktif dan kedisiplinan Pemkot Tidore dalam memenuhi kewajiban pembayaran iuran BPJS Kesehatan, khususnya pada segmen Iuran Perangkat Desa.

Advertisement

Komitmen Pemimpin untuk Layanan Kesehatan

Sekretaris BPKAD, Marwia Abdurrahman, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari komitmen kuat pasangan Wali Kota Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman.

“Pemerintah Kota Tidore berkomitmen penuh untuk membayar iuran BPJS tepat waktu. Hal ini sangat penting agar perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat tetap terjaga, sehingga peserta dapat mengakses layanan medis secara langsung tanpa kendala administratif,” jelas Marwia.

Rincian Kewajiban Iuran

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020, skema iuran BPJS Kesehatan adalah sebesar 5% dari upah, dengan pembagian sebagai berikut:

Advertisement
  • 4% ditanggung oleh Pemberi Kerja (Pemerintah Daerah).

  • 1% ditanggung oleh Peserta melalui potong gaji.

Skema ini berlaku efektif bagi seluruh Perangkat Desa di wilayah Kota Tidore Kepulauan. Marwia berharap sinergi ini terus terjaga agar seluruh pihak memenuhi kewajibannya masing-masing.

“Harapan kami, dengan tertibnya administrasi ini, manfaat jaminan kesehatan dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh perangkat desa dan masyarakat Tidore pada umumnya,” pungkasnya.

Advertisement
Baca Juga  DPRD Soroti Temuan 13 Kasus Baru HIV di Tidore, Komisi III Minta Dinkes Intensifkan Edukasi dan Skrining
Advertisement

Trending