Daerah
Kota Tidore Targetkan Adipura Kencana 2025, Wali Kota Tegaskan Komitmen Menuju Kota Bersih Berkelanjutan

SOROTAN KATA – Setelah mencatatkan prestasi gemilang dengan 10 kali berturut-turut meraih Piala Adipura, Kota Tidore Kepulauan kini membidik pencapaian yang lebih tinggi: Adipura Kencana, penghargaan tertinggi dalam tata kelola lingkungan perkotaan.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, usai menghadiri pertemuan nasional bertema Kebijakan dan Pelaksanaan Adipura Baru Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan BPLH RI di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat.
Fokus Nasional: Sampah sebagai Tantangan Kolektif
Dalam arahan resmi, Menteri Lingkungan Hidup/BPLH RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah menjadi prioritas utama nasional, sejalan dengan arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto, yang secara tegas menetapkan target penanganan sampah 100% pada tahun 2025 sebagaimana diatur dalam Perpres No. 12 Tahun 2025.
“Presiden gelisah melihat persoalan sampah yang belum tuntas. Adipura adalah instrumen pengawasan dan sekaligus pengakuan atas kinerja daerah yang konkret,” ungkap Menteri Hanif dalam sambutannya.
Ia menambahkan, penghargaan Adipura tidak diberikan secara otomatis, melainkan melalui proses evaluasi ketat, transparan, dan berkelanjutan, dari pengelolaan sampah hulu ke hilir, tidak adanya TPS liar, hingga keberadaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang sesuai standar.
Tidore Optimis Raih Adipura Kencana
Menanggapi arahan tersebut, Wali Kota Muhammad Sinen menyatakan optimisme dan kesiapan Kota Tidore Kepulauan untuk naik satu tingkat lebih tinggi dari pencapaian sebelumnya.
“Kami sudah 10 kali menerima Piala Adipura. Target berikutnya adalah Adipura Kencana. Dengan komitmen bersama seluruh stakeholder, saya percaya ini bisa dicapai,” tegasnya di Jakarta pada Senin (4/8/2025).
Wali Kota juga menyebut bahwa pengelolaan lingkungan tidak hanya tugas dinas terkait, tetapi merupakan tanggung jawab kolaboratif antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Dengan pendekatan integratif, partisipatif, dan berbasis hasil, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan terus memperkuat tata kelola lingkungan melalui:
- Edukasi dan pelibatan warga dalam pengurangan sampah rumah tangga,
- Optimalisasi pengelolaan TPA dan sistem daur ulang,
- Dukungan terhadap inovasi hijau dan investasi sektor kebersihan,
- Pemanfaatan teknologi dan digitalisasi pemantauan kebersihan kota.
“Kita sudah berada satu langkah menuju Adipura Kencana. Tinggal bagaimana kita konsisten, kolaboratif, dan inovatif dalam menjaga kualitas lingkungan kita,” tutup Wali Kota.***
Daerah1 tahun agoBulan Depan Insentif Imam, Syara dan Pendeta di Kota Tidore Dibayarkan
Daerah1 tahun agoKetua Organda Tidore Kecam Tindakan Premanisme Diduga Dilakukan Tim SAMADA di Mareku
Daerah9 bulan agoASN Kota Tidore Kepulauan Mulai Konsolidasi Dukung Aksi Tuntutan DBH ke Pemprov Maluku Utara
Daerah7 bulan agoKelurahan Mareku Hadirkan Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi
Berita5 bulan agoSegera Terbit Buku Berjudul Tanpa Tidore, Indonesia Tidak Ada Pilar Timur dari Sabang Sampai Merauke
Berita12 bulan agoPengembangan Ekonomi Kreatif di Kota Tidore, Ketua Gekrafs dan Dinas Pariwisata Gelar Audiensi dengan Kemenparekraf
Daerah5 bulan agoDisdukcapil Tidore: Hoax soal Rekomendasi Wali Kota dalam Layanan Kependudukan
Daerah5 bulan agoTerus Promosikan Sektor Pariwisata, Pemkot Tidore Gelar Camping Ground di Pulau Maitara











