Connect with us

Daerah

Dorong Pengadaan Transparan dan Berkualitas, Pemkot Tidore Kepulauan Gelar Asistensi PBJ

Published

on

Dorong Pengadaan Transparan dan Berkualitas, Pemkot Tidore Kepulauan Gelar Asistensi PBJ.
Dorong Pengadaan Transparan dan Berkualitas, Pemkot Tidore Kepulauan Gelar Asistensi PBJ.

SOROTAN KATA – Dalam rangka mempercepat dan memastikan kelancaran pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah menyelenggarakan kegiatan Asistensi Pengadaan Barang dan Jasa Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Kegiatan asistensi tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, dan berlangsung di Aula Sultan Nuku, Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Selasa (10/2/2026).

Advertisement

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ahmad Laiman menyampaikan bahwa proses pengadaan barang dan jasa merupakan tahapan krusial dalam menjamin efisiensi serta transparansi penggunaan anggaran, khususnya di sektor publik.

Ia menekankan bahwa kebijakan pengadaan harus bersifat inklusif dan tidak semata-mata berorientasi pada harga termurah, melainkan mampu menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas serta memberikan dampak nyata terhadap pemerataan ekonomi, pemberdayaan UMKM, peningkatan penggunaan produk dalam negeri, serta menjadikan pengadaan sebagai penggerak layanan publik yang akuntabel, bukan sekadar rutinitas administratif.

Advertisement

Ahmad Laiman juga menegaskan bahwa aparatur pelaksana pengadaan wajib terus menyesuaikan diri dengan perkembangan regulasi, khususnya Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Melalui kegiatan asistensi ini, ia berharap para pelaku pengadaan bersama staf pendukung dapat memperdalam dan memperluas pengetahuan, keahlian, kemampuan analisis, serta keterampilan yang sesuai dengan praktik dan realisasi pengadaan, sehingga mampu mewujudkan layanan publik yang prima sekaligus meminimalisasi kesalahan dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

Advertisement

Selain itu, Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan asistensi. Menurutnya, keterlibatan peserta menjadi indikator keseriusan para pelaku pengadaan dalam menyukseskan proses pengadaan barang dan jasa di Kota Tidore Kepulauan.

Baca Juga  Pemkot Tidore Bersama Polresta, Kodim, dan Komunitas Gelar Kerja Bakti Bersih Kawasan Wisata Tugulufa

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Tidore Kepulauan, Abdul Wahid Saraha, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan asistensi PBJ ini diselenggarakan dengan beberapa pertimbangan. Di antaranya, sebagian besar kegiatan yang bersumber dari APBD pada seluruh perangkat daerah berkaitan langsung dengan pengadaan barang dan jasa, masih terbatasnya pemahaman pelaku pengadaan terhadap regulasi dan praktik PBJ, serta tingginya permasalahan hukum yang ditangani aparat penegak hukum baik di tingkat pusat maupun daerah yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa.

Advertisement

Oleh karena itu, melalui kegiatan asistensi ini diharapkan dapat menyatukan pemahaman seluruh pelaku pengadaan, sekaligus menjadi sarana evaluasi pelaksanaan PBJ pada tahun sebelumnya serta wadah koordinasi dalam pelaksanaan PBJ tahun berjalan.

Kegiatan Asistensi Pengadaan Barang dan Jasa ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Selasa, 10 Februari hingga Kamis, 12 Februari 2026. Peserta kegiatan berasal dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan lurah, yang meliputi unsur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan (PP), bendahara, admin/operator SIRUP, serta personel lain yang terkait dengan pengadaan barang dan jasa.

Advertisement
Advertisement

Trending