Daerah
Wakil Wali Kota Tidore Pimpin Rakor Penanganan Darurat Gempa M 7,6

SOROTAN KATA – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan darurat bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Rakor ini dilaksanakan bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI dan Menteri PMK melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (2/3/2026).
Rakor tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, para Asisten Sekda, Kepala Pelaksana BPBD, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dalam paparannya, Ahmad Laiman menyampaikan bahwa kondisi pascagempa di Kota Tidore Kepulauan relatif terkendali. Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Warga yang tinggal di wilayah pesisir telah melakukan evakuasi, sebagian besar secara mandiri.
“Saat ini terdapat beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan, jumlahnya kurang dari sepuluh unit dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang. Sementara itu, pendataan terhadap kerusakan infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, dan fasilitas pendidikan masih terus dilakukan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan mengalami retakan pada bagian dinding. Namun, seluruh pasien dan tenaga medis telah dievakuasi dengan aman. Prosedur operasional standar (SOP) evakuasi telah disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan lanjutan, dan data perkembangan selanjutnya akan segera disampaikan.
Sementara itu, Kepala BNPB RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan rakor tersebut. Ia menegaskan bahwa BNPB siap mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam penanganan bencana.
“Kami memahami bahwa gempa bumi dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, kami selalu siaga dan berkomitmen mendukung langkah-langkah pemerintah daerah dalam penanganan situasi ini,” ujarnya.
Suharyanto juga menambahkan bahwa BNPB telah menerima laporan dari lapangan dan menilai kondisi saat ini relatif terkendali. Meski demikian, kewaspadaan tetap harus dijaga. Ia turut mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam melakukan evakuasi warga serta penanganan dampak gempa.
Daerah1 tahun agoBulan Depan Insentif Imam, Syara dan Pendeta di Kota Tidore Dibayarkan
Daerah1 tahun agoKetua Organda Tidore Kecam Tindakan Premanisme Diduga Dilakukan Tim SAMADA di Mareku
Daerah1 tahun agoASN Kota Tidore Kepulauan Mulai Konsolidasi Dukung Aksi Tuntutan DBH ke Pemprov Maluku Utara
Daerah11 bulan agoKelurahan Mareku Hadirkan Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi
Berita9 bulan agoSegera Terbit Buku Berjudul Tanpa Tidore, Indonesia Tidak Ada Pilar Timur dari Sabang Sampai Merauke
Berita1 tahun agoPengembangan Ekonomi Kreatif di Kota Tidore, Ketua Gekrafs dan Dinas Pariwisata Gelar Audiensi dengan Kemenparekraf
Daerah8 bulan agoTerus Promosikan Sektor Pariwisata, Pemkot Tidore Gelar Camping Ground di Pulau Maitara
Daerah8 bulan agoDisdukcapil Tidore: Hoax soal Rekomendasi Wali Kota dalam Layanan Kependudukan











