Daerah
Wali Kota Tidore Lepas Jenazah Mantan Wali Kota Dua Periode Achmad Mahifa

SOROTAN KATA – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, melepas jenazah almarhum Drs. H. Achmad Mahifa, mantan Wali Kota Tidore Kepulauan periode 2005–2010 dan 2010–2015, sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdiannya kepada daerah.
Prosesi pelepasan jenazah berlangsung di kediaman almarhum, Kelurahan Goto, Kecamatan Tidore, Jumat (2/10/2026) pagi. Suasana duka menyelimuti prosesi tersebut, yang dihadiri keluarga, kerabat, serta sejumlah pihak yang memberikan penghormatan terakhir kepada tokoh yang pernah memimpin Kota Tidore Kepulauan selama dua periode itu.
Dalam sambutannya, Muhammad Sinen menyampaikan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi masyarakat dan daerah yang pernah dipimpin serta dilayaninya.
Menurutnya, semasa hidup, Achmad Mahifa telah mencurahkan tenaga, pikiran, waktu, dan pengabdiannya untuk mendorong kemajuan Kota Tidore Kepulauan.
“Semasa hidupnya, almarhum telah mengabdikan tenaga, pikiran, waktu, dan pengabdiannya bagi kemajuan daerah. Sebagai mantan Wali Kota Tidore Kepulauan selama dua periode, beliau telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan dan pemerintahan di Kota Tidore Kepulauan,” ungkap Muhammad Sinen.
Achmad Mahifa Tinggalkan Jejak Pembangunan di Tidore
Muhammad Sinen mengatakan, berbagai karya, kebijakan, pemikiran, dan pengabdian Achmad Mahifa akan selalu menjadi bagian dari sejarah pembangunan Kota Tidore Kepulauan.
Sejumlah kontribusi yang dikenang di antaranya pembangunan Jalan Lingkar Tidore, gagasan awal pengembangan kawasan wisata Tugulufa, serta fondasi pembangunan tata kelola pemerintahan yang mendukung pencapaian penghargaan Adipura dan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Menurutnya, berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari perjalanan panjang pembangunan daerah yang patut dikenang dan dihargai oleh generasi penerus.
“Selama beliau menjabat, masih banyak prestasi lainnya yang tidak sempat kami sebutkan satu per satu. Oleh karena itu, pada kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada almarhum atas seluruh pengabdian yang telah diberikan kepada daerah dan masyarakat,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa jasa dan pengabdian Achmad Mahifa akan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan Kota Tidore Kepulauan. Dedikasi almarhum selama memimpin daerah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pihak untuk terus melanjutkan pembangunan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Wali Kota Sampaikan Duka Cita kepada Keluarga
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Sinen juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar almarhum. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan tersebut.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan, sekali lagi saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Selamat jalan, Bapak Drs. H. Achmad Mahifa. Terima kasih atas pengabdian dan jasa yang telah diberikan kepada daerah dan masyarakat,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan turut menyampaikan penghargaan atas dedikasi almarhum selama menjalankan amanah sebagai kepala daerah. Kepergian Achmad Mahifa menjadi momentum untuk mengenang kontribusi para pemimpin terdahulu dalam membangun fondasi pemerintahan dan pembangunan di Kota Tidore Kepulauan.
Diantar ke Pemakaman Keluarga di Kelurahan Goto
Usai prosesi pelepasan dan penyampaian sambutan, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen bersama Sultan Tidore, H. Husain Alting Syah, melaksanakan salat jenazah dan mengantarkan langsung jenazah almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir.
Almarhum Drs. H. Achmad Mahifa dimakamkan di tempat pemakaman keluarga di Kelurahan Goto, Kecamatan Tidore.
Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang pernah mengemban amanah sebagai Wali Kota Tidore Kepulauan selama dua periode dan turut mewarnai perjalanan pembangunan daerah.
Kepergian almarhum meninggalkan duka bagi keluarga dan masyarakat, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menghargai jasa serta pengabdian para tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.
Daerah2 tahun agoBulan Depan Insentif Imam, Syara dan Pendeta di Kota Tidore Dibayarkan
Daerah2 tahun agoKetua Organda Tidore Kecam Tindakan Premanisme Diduga Dilakukan Tim SAMADA di Mareku
Daerah2 tahun agoASN Kota Tidore Kepulauan Mulai Konsolidasi Dukung Aksi Tuntutan DBH ke Pemprov Maluku Utara
Berita1 tahun agoSegera Terbit Buku Berjudul Tanpa Tidore, Indonesia Tidak Ada Pilar Timur dari Sabang Sampai Merauke
Daerah1 tahun agoKelurahan Mareku Hadirkan Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi
Daerah1 tahun agoDua Kali Kunjungan Bersejarah Presiden Soekarno ke Tidore
Daerah1 tahun agoTerus Promosikan Sektor Pariwisata, Pemkot Tidore Gelar Camping Ground di Pulau Maitara
Berita2 tahun agoPengembangan Ekonomi Kreatif di Kota Tidore, Ketua Gekrafs dan Dinas Pariwisata Gelar Audiensi dengan Kemenparekraf











