Daerah
Pimpin Apel Gabungan Perdana Pasca Libur Iduladha, Wawali Tidore Ajak OPD Bijak Gunakan Anggaran

SOROTAN KATA – Mengawali hari kerja pasca libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman memimpin apel gabungan ASN, PPPK, dan Non ASN di lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Apel tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-23 Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yang dipusatkan di Halaman Kantor Wali Kota Tidore, Selasa (2/6/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tidore Kepulauan telah memasuki usia ke-23 tahun tepat pada 31 Mei 2026. Menurutnya, usia yang semakin matang tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kedewasaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia mengakui, kondisi nasional yang belakangan berkembang di berbagai media menunjukkan situasi yang cukup menantang dan turut berdampak terhadap daerah, termasuk Kota Tidore Kepulauan.
“Walaupun kita tidak sepenuhnya bergantung pada transfer daerah dari pemerintah pusat, namun untuk kategori Kota Tidore Kepulauan yang Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya masih rendah, dampaknya sangat terasa. Hasil PAD ditambah Dana Bagi Hasil (DBH) serta subsidi melalui Dana Alokasi Umum (DAU) yang ditransfer ke daerah saat ini belum mencukupi untuk membiayai berbagai kegiatan selain pembayaran gaji dan tunjangan ASN,” ungkap Ahmad Laiman.
Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan yang masih dapat dilaksanakan saat ini berasal dari efisiensi dan sisa anggaran pada komponen belanja tertentu, sehingga penggunaan anggaran perlu dilakukan secara lebih terukur.
“Kita tidak bisa lagi sembarangan mengusulkan belanja. Anggaran perjalanan dinas maupun operasional kantor saat ini juga banyak bergantung pada efisiensi anggaran yang tersedia. Karena itu, diperlukan langkah kreatif, inovatif, serta kesadaran bersama dalam penggunaan anggaran,” ujarnya.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan bahwa keterbatasan dana transfer ke daerah berpotensi memengaruhi kemampuan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan hingga akhir tahun anggaran apabila tidak dikelola secara bijak.
“Dana transfer ke daerah saat ini belum mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan pemerintah daerah. Kita khawatir apabila tidak dikelola dengan baik, maka di akhir tahun bisa berdampak pada pembayaran tunjangan dan gaji pegawai. Karena itu, saya mengimbau seluruh OPD agar lebih bijak dalam melakukan belanja dan penggunaan anggaran. Jika ada rencana pergeseran anggaran, segera lakukan sesuai mekanisme yang berlaku,” imbaunya.
Di tengah keterbatasan yang dihadapi saat ini, Ahmad Laiman juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat berbagai hal yang belum dapat dilaksanakan secara maksimal. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk terus menumbuhkan kedewasaan dalam bekerja dan memberikan pelayanan publik.
“Saat ini untuk bertahan saja sudah cukup sulit, apalagi mencari keuntungan. Ini menjadi keprihatinan kita bersama karena tahun-tahun ini cukup berat. Namun, pemerintah pusat juga menekankan bahwa daerah harus memiliki perencanaan yang baik. Semua bergantung pada kinerja pemerintah daerah, data yang diusulkan, serta kualitas perencanaan. Mari kita jawab tantangan ini dengan kerja nyata dan perencanaan yang lebih baik,” ajaknya.
Daerah2 tahun agoBulan Depan Insentif Imam, Syara dan Pendeta di Kota Tidore Dibayarkan
Daerah2 tahun agoKetua Organda Tidore Kecam Tindakan Premanisme Diduga Dilakukan Tim SAMADA di Mareku
Daerah1 tahun agoASN Kota Tidore Kepulauan Mulai Konsolidasi Dukung Aksi Tuntutan DBH ke Pemprov Maluku Utara
Daerah12 bulan agoKelurahan Mareku Hadirkan Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi
Berita10 bulan agoSegera Terbit Buku Berjudul Tanpa Tidore, Indonesia Tidak Ada Pilar Timur dari Sabang Sampai Merauke
Berita1 tahun agoPengembangan Ekonomi Kreatif di Kota Tidore, Ketua Gekrafs dan Dinas Pariwisata Gelar Audiensi dengan Kemenparekraf
Daerah10 bulan agoTerus Promosikan Sektor Pariwisata, Pemkot Tidore Gelar Camping Ground di Pulau Maitara
Daerah1 tahun agoDua Kali Kunjungan Bersejarah Presiden Soekarno ke Tidore











